Bersama Mengawal Risiko Kerja, Disprinaker Bangkalan Ikut Fire Drill di Galangan Kapal

Tampak simulasi memadamkan kebakaran di PT Adiluhung (Foto/Istimewa)

BANGKALAN, NOLESKABERITA.COM-Keselamatan pekerja di industri berisiko tinggi kini menjadi perhatian serius. Di Bangkalan, pemerintah tidak hanya memantau dari jauh, tetapi turun langsung ikut serta di lapangan.

Dikutip dari Noleskabar.com, Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disprinaker) Kabupaten Bangkalan terlibat langsung dalam simulasi kebakaran (Fire Drill) di PT Adiluhung Sarana Segara Indonesia. Kegiatan ini memperlihatkan bagaimana negara hadir bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan pekerja.

Dalam latihan ini, petugas Disprinaker bekerja bersama pekerja dan manajemen perusahaan, memastikan setiap prosedur keselamatan, jalur evakuasi, penggunaan APAR, hingga titik kumpul darurat dijalankan dengan tepat sesuai standar K3.

Kepala Disprinaker Kabupaten Bangkalan, Jemmi, menekankan pentingnya keterlibatan aktif dinas.

“Kami ikut serta langsung agar prosedur penanggulangan kebakaran dipahami dan diterapkan dengan benar. Kesiapsiagaan tidak boleh hanya formalitas,” jelasnya.

Industri galangan kapal memiliki risiko tinggi akibat pengelasan, bahan mudah terbakar, dan operasional alat berat. Karena itu, Fire Drill harus dilakukan secara berkala dengan partisipasi aktif pihak berwenang untuk memastikan kesiapan nyata.

Latihan ini mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 186 Tahun 2009, yang mewajibkan perusahaan berisiko tinggi memiliki sistem, personel, dan unit penanggulangan kebakaran yang memadai.

Selain Disprinaker, Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Bangkalan juga ikut serta memberikan simulasi pemadaman dan arahan teknis penanganan kebakaran sesuai prosedur standar.

Jemmi menegaskan, model partisipasi aktif ini memastikan latihan tidak hanya menjadi formalitas di atas kertas, tetapi sistem kesiapsiagaan yang nyata.

“Tujuan kami bukan sekadar mematuhi regulasi, tetapi memastikan pekerja siap menghadapi kondisi darurat kapan pun,” ujarnya.

Disprinaker mendorong agar pola partisipatif ini menjadi standar bagi semua industri, terutama sektor kemaritiman yang terus berkembang. Bangkalan pun mengirim pesan penting: pertumbuhan industri tidak boleh mengorbankan keselamatan pekerja.

Fire Drill di galangan kapal ini menunjukkan bagaimana pemerintah, industri, dan aparat teknis berdiri bersama, mengawal keselamatan sebelum api benar-benar menguji sistem.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *