Wabup Fauzan Tegas tapi Santai: Parkir Langganan Gratis, Jukir Nakal Siap Disanksi

Wabup Fauzan saat jumpa pers dengan awak media (Foto/Abdi)

BANGKALAN,NOLESBERITA.COM- Wakil Bupati Bangkalan Fauzan Ja’far akhirnya angkat suara soal polemik parkir berlangganan yang bikin warga bingung antara bayar, nolak, atau pura-pura nggak dengar.

Dengan gaya lugas tapi santai, Fauzan menegaskan bahwa di titik parkir yang sudah ditetapkan sebagai parkir berlangganan, juru parkir haram menarik uang parkir.

“Kalau parkir di tepi jalan, itu fasilitas pemerintah. Tidak usah memberi uang parkir. Kalau diminta, tolak. Kalau dipaksa, ya tolak juga,” ujar Fauzan, Jumat, 9 Januari 2026, sambil memberi satu catatan penting, “kecuali mau sedekah.”

Ia juga mengingatkan, kalau masih ada jukir yang nekat menarik uang, masyarakat diminta tak ragu melapor ke Dinas Perhubungan. “Nanti kami beri sanksi. Bisa putus kontrak dan semacamnya,” tegasnya, memberi sinyal bahwa jukir nakal tak akan dibiarkan bebas berkeliaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Bangkalan, Mohammad Hasan Faisol, ikut meluruskan aturan dengan membagi empat kriteria parkir, supaya warga tidak lagi galau di pinggir jalan.

Pertama, parkir berlangganan di jalan protokol gratis alias nol rupiah. Namun, Hasan memberi pengecualian. “Kalau ada acara insidentil seperti car free day, pasar malam, atau konser, itu tetap ditarik,” katanya.

Kedua, parkir lokasi khusus di lahan milik pemerintah, seperti puskesmas atau pasar. Di sini, parkir tetap bayar karena dikelola oleh masing-masing instansi.

Ketiga, parkir pajak di lahan milik toko atau usaha, seperti rumah makan dan swalayan. Parkirnya bayar, dan pengelolanya setor pajak ke Bapenda.

Keempat, yang bikin warga tersenyum, Hasan mengingatkan soal pelat nomor. “Khusus kendaraan pelat Bangkalan masuk parkir berlangganan. Makanya saya imbau warga Bangkalan, beli kendaraan pakai pelat Bangkalan,” ujarnya.

Dengan aturan ini, Dishub mencatat ada 68 juru parkir yang sudah terdata dan diharapkan patuh. Pesannya jelas: parkir gratis jangan dibayar, parkir bayar jangan gratis, dan jukir nakal siap-siap kena sanksi.

Warga pun kini tinggal memilih, mau taat aturan, mau sedekah, atau mau ganti pelat nomor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *