Resmi Teken MOU! Bulog – Koperasi Jatim Unggul Buka Jalur RPK, Harga Dibidik Turun

Foto/Istimewa)

SURABAYA, NOLESBERITA.COM-Perang melawan lonjakan harga sembako di Jawa Timur resmi dimulai. Koperasi Jatim Unggul Bersama menandatangani MOU strategis dengan Bulog Jawa Timur untuk membuka jalur distribusi langsung ke masyarakat melalui jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) di seluruh 38 kabupaten/kota.

Ketua Umum Koperasi Jatim Unggul Bersama, Dr. KH. Mukhlis Muksin, M.H, menegaskan bahwa kerja sama ini dirancang khusus untuk menekan harga di tingkat konsumen, bukan sekadar seremoni kerja sama.

“Kami masuk langsung ke jantung persoalan, yaitu harga. Lewat RPK, koperasi akan menjadi saluran resmi Bulog sampai desa. Tujuan kami satu: memotong permainan harga dan menjaga daya beli rakyat,” tegas Mukhlis, Kamis (29/1/2026).

KH. Mukhlis menyebut, selama ini rantai distribusi yang panjang membuat harga beras, minyak goreng, dan kedelai mudah bergejolak. Dengan skema baru ini, jalur distribusi dipangkas dan harga ditarik kembali ke standar Bulog.

“Kalau jalur dipersingkat, harga tidak punya alasan untuk melonjak. Ini bukan janji, ini mekanisme,” ujarnya.

Program RPK akan difungsikan sebagai titik distribusi utama pangan murah, sekaligus instrumen pengendalian harga di tingkat kecamatan dan desa.

Bulog Jawa Timur akan memasok langsung komoditas strategis ke jaringan koperasi, sehingga masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok tanpa harus menanggung biaya distribusi berlapis.

Penandatanganan MOU dilakukan bersama Pimpinan Bulog Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adi Nugraha, sekitar pukul 13.30 WIB, sebagai penanda dimulainya fase baru stabilisasi harga pangan di daerah.

Dari sisi kelembagaan, koperasi ini juga diperkuat oleh Jenderal Agus Sutomo sebagai pembina, yang sekaligus menjabat sebagai Direktur Utama PT Agrinas Palma (BUMN).

Mukhlis menegaskan, kehadiran figur BUMN tersebut menjadi penguat komitmen bahwa program ini bukan proyek sesaat, melainkan agenda jangka panjang pengendalian harga.

Dengan jaringan hingga desa, Koperasi Jatim Unggul Bersama menargetkan menjadi garda depan stabilisasi harga, menutup ruang spekulasi, dan memastikan masyarakat mendapatkan pangan dengan harga yang wajar.

Editor: Adi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *