Kos Politik Mahal, Presiden Prabowo Pertimbangkan Pilkada Kembali Dipilih DPRD

Presiden Prabowo saat pidato di acara puncak HUT Partai Golkar ke 61 (Foto/Scren)

JAKARTA,Nolesberita.com- Presiden Prabowo Subianto membuka peluang perubahan besar dalam sistem pemilihan kepala daerah di Indonesia.

Ia mengaku tengah mempertimbangkan usulan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, agar gubernur, bupati, dan wali kota kembali dipilih melalui DPRD.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak HUT ke-61 Partai Golkar di Istora Senayan. Sabtu, 6 Desember 2025. Ia menilai biaya politik yang semakin mahal telah menjadi beban demokrasi.

“Kalau sudah sekali memilih DPRD kabupaten dan DPRD provinsi, ya kenapa enggak langsung pilih gubernurnya dan bupatinya? Selesai,” ujarnya.

Prabowo juga menyebut sejumlah negara maju memakai sistem serupa.
“Negara terkaya di dunia pakai sistem politik yang murah,” kata Presiden.

Meski demikian, Prabowo menekankan pentingnya persatuan usai kontestasi politik. “Politik Indonesia harus bercirikan persaingan saat pemilu, tetapi setelah itu semua pihak bersatu dan bekerja sama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan kembali usulan partainya agar pemilihan kepala daerah diserahkan kepada DPRD.

Menurutnya, sistem pemilu langsung menimbulkan biaya politik besar dan membuka ruang praktik uang.

“Demokrasi harus kita bikin minimal ongkos politik. Supaya politik tidak hanya ditentukan orang-orang berduit,” tegasnya.

Bahlil mengklaim pemilihan via DPRD akan menciptakan proses yang lebih efisien dan adil.

“Kita harus menemukan demokrasi yang efisien dan sesuai karakter bangsa,” tambahnya.

Sumber: CNN Indonesia
Editor : Sultoni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *