Tinggal Rp1 Juta, Disperinaker Bangkalan Pastikan Target PAD 2025 Terpenuhi

Tampak kantor Disperinaker Bangkalan (Foto/Istimewa)

BANGKALAN,Nolesberita.com- Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan tahun 2025 hingga kini hampir mencapai target.

Derdasarkan data yang dihimpun, capaian PAD Disperinaker kini berada di angka Rp 69.000.000,00 dari target Rp. 70.000.000,00, masih kurang Rp1.000.000 untuk mencapai 100 persen.

Kepala Dinas Perinaker Kabupaten Bangkalan, Jemmi Tria Sukmana, mengatakan bahwa sumber PAD instansinya tahun ini sepenuhnya berasal dari retribusi sewa Barang Milik Daerah (BMD), termasuk penggunaan fasilitas Common Facility Sentra IKM untuk event, kegiatan sosial, dan manten.

“Kami upayakan agar target PAD ini bisa terpenuhi hingga akhir tahun. Sisa Rp1 juta sedang dalam proses penyelesaian,” ujarnya. Selasa, 16 Desember 2025.

Jemmi menegaskan bahwa capaian PAD ini merupakan hasil kerja serius seluruh jajaran Disnaker dalam mengelola pendapatan daerah secara profesional. Meskipun sumber PAD terbatas, pihaknya tetap fokus pada optimalisasi setiap potensi yang ada, termasuk pemanfaatan fasilitas untuk kegiatan masyarakat.

“Semua pendapatan yang diperoleh diarahkan untuk mendukung program Disnaker, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Bangkalan,” tambah Jemmi.

Dengan realisasi saat ini, Disnaker membuktikan pengelolaan PAD yang efisien dan tepat sasaran. Pihaknya optimistis sisa kekurangan Rp1 juta dapat segera diselesaikan sehingga target tahun ini tercapai penuh.

“Kami upayakan penuhi target PAD sampai akhir tahun,” tandasnya.

Upaya pencapaian PAD ini sekaligus menjadi indikator profesionalisme Disnaker dalam mengelola retribusi daerah, sekaligus mendukung kegiatan produktif masyarakat melalui pemanfaatan fasilitas BMD yang dikelola.

Ke depan, Disnaker Bangkalan menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan PAD melalui inovasi pengelolaan retribusi dan optimalisasi fasilitas, agar kontribusi terhadap pendapatan daerah lebih maksimal dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

(Syah/Iks)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *