Terjaring OTT KPK, Segini Harta Kekayaan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

Bupati Bekasi Non-aktif, Ade Kusmawa (Foto/Istimewa)

JAKARTA, Nolesberita.com – Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang ikut diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Bekasi.

Total ada 10 orang yang dibawa penyidik. Ruang kerja Ade di lingkungan Pemkab Bekasi juga disegel. KPK kini mendalami indikasi transaksi yang memicu OTT tersebut dan masih punya waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak.

Di tengah proses pemeriksaan, data kekayaan personal Ade kembali disorot publik. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 11 Agustus 2025, Ade tercatat memiliki harta Rp79,16 miliar tanpa utang.

Porsi terbesar kekayaannya berada pada aset tanah dan bangunan senilai Rp76,52 miliar, tersebar di Kabupaten Bekasi, Karawang, hingga Cianjur.

Sebagian berupa kavling ribuan meter bernilai miliaran rupiah—antara lain lahan 34.500 meter persegi di Cianjur senilai Rp10,35 miliar, serta beberapa bidang lain di Bekasi dengan nilai satu hingga belasan miliar rupiah per aset.

Di sektor kendaraan, Ade mencatatkan tiga mobil dengan total nilai Rp2,45 miliar, yakni Mitsubishi Pajero Sport Dakar 2021 (hadiah), Jeep Wrangler 2011 (warisan), dan Ford Mustang 2022 (hasil sendiri). Ia juga melaporkan harta bergerak lain sekitar Rp43 juta serta kas Rp147 juta.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang terjaring operasi tangkap tangan KPK pada 18 Desember 2025 di Kabupaten Bekasi.

Sepuluh orang diamankan, dan tujuh di antaranya (termasuk Ade Kuswara dan ayahnya) dibawa ke Jakarta sehari setelahnya untuk pemeriksaan lanjutan. KPK turut menyita uang ratusan juta rupiah yang diduga terkait suap proyek.

Pada 20 Desember 2025, KPK resmi menetapkan tiga tersangka: Ade Kuswara dan HM Kunang diduga sebagai penerima suap, sementara pihak swasta Sarjan sebagai pemberi.

Penulis: Iks
Editor: Sultoni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *