Menbud Fadli Zon Merespons Desakan Trunojoyo Jadi Pahlawan Nasional

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, (Foto/Istimewa)

SURABAYA,NOLESBERITA.COM– Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, merespons langsung usulan agar Pangeran Trunojoyo ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.

Usulan itu disampaikan secara terbuka oleh Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Prof. Safi’, Senin, 22 Desember 2025 dalam forum seminar kebudayaan yang digelar bertepatan dengan peresmian Museum Budaya Madura.

Fadli Zon menegaskan bahwa secara historis, Trunojoyo telah diakui luas sebagai tokoh perlawanan besar dari Madura. Namun hingga kini, status Pahlawan Nasional belum disematkan secara resmi oleh negara.

“Kita semua tahu, Trunojoyo adalah pahlawan. Itu tidak diragukan. Tapi memang sampai hari ini belum ditetapkan secara resmi sebagai Pahlawan Nasional,” kata Fadli Zon di hadapan civitas akademika UTM dan tokoh masyarakat Madura dikutip kembali Sabtu, 27 Desember 2025.

Menurut Fadli, penetapan gelar Pahlawan Nasional harus melalui prosedur dan mekanisme yang telah ditetapkan negara. Karena itu, ia mendorong agar pengusulan dilakukan secara formal oleh pemerintah daerah.

“Saya berharap segera ada usulan resmi susulan dari pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi. Ini penting karena prosesnya memang harus berjalan sesuai aturan,” ujarnya.

Fadli menjelaskan, setelah usulan masuk secara resmi, tahapan berikutnya adalah pembahasan melalui Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Dewan tersebut akan mengkaji kelengkapan dokumen, rekam jejak sejarah, serta dampak perjuangan tokoh yang diusulkan.

“Setelah melalui prosedur itu, nanti akan disidangkan di Dewan Gelar. Di sanalah diputuskan layak atau tidaknya seorang tokoh mendapatkan gelar Pahlawan Nasional,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Fadli juga menekankan pentingnya dukungan kolektif agar pengusulan Trunojoyo memiliki kekuatan akademik dan sosial yang solid.

“Sebaiknya dari sekarang mulai diusulkan. Harus ada dukungan dari UTM, komunitas sejarah, tokoh masyarakat, sejarawan, hingga ulama. Semua ini akan memperkuat pengajuan Trunojoyo sebagai Pahlawan Nasional,” tegasnya.

Sebelumnya, Rektor UTM Prof. Safi’ secara terbuka menyampaikan permintaan agar negara memberikan pengakuan resmi kepada Pangeran Trunojoyo. Menurutnya, Trunojoyo bukan sekadar tokoh lokal Madura, melainkan figur penting dalam sejarah perlawanan Nusantara terhadap ketidakadilan dan kolonialisme.

“Kita tahu bahwa pangeran Trunojoyo jasanya besar, namanya diabadikan sebagai nama kamlusk bahkan nama jalan juga,” tegas Prof Safi’.

Penulis: Syah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *